Trafo tipe kering mengandalkan arester oksida logam tanpa sambungan untuk proteksi tegangan lebih dan sistem pentanahan yang sesuai untuk mengalihkan arus petir—kunci untuk mencegah kerusakan isolasi internal akibat sambaran petir. Berikut adalah rincian standar pemilihan arester, pemasangan, pengujian, dan persyaratan resistansi pentanahan.
Konten
menyembunyikan
1. Pemilihan & Pemasangan Penangkal Petir
(1) Persyaratan Inti untuk Penahan Api
- Kualifikasi ProdukBelilah arester oksida logam tanpa sambungan melalui jalur formal. Gunakan hanya produk yang lulus uji pra-operasi yang ketat (misalnya, ketahanan isolasi, arus bocor) dan memenuhi persyaratan operasional.
- Tujuan Perlindungan: Mencegah tegangan lebih petir masuk ke jaringan tegangan tinggi/tegangan rendah dan merusak isolasi internal transformator.
(2) Lokasi dan Spesifikasi Instalasi
- Posisi OptimalPasang arester tegangan tinggi pada saluran listrik di dekat busing tegangan tinggi transformator. Ini akan memblokir gelombang petir sebelum menembus busing, sehingga memastikan perlindungan tepat waktu.
- Kepatuhan dengan StandarIkuti spesifikasi pemasangan peralatan listrik—hindari penempatan sembarangan (yang membuat proteksi tidak efektif). Pastikan arester terhubung dengan benar ke saluran dan sistem pentanahan.
2. Pengujian Pencegahan untuk Penangkap Petir
- Siklus TesLakukan uji pencegahan rutin pada arester yang sedang beroperasi. Fokus pada pemantauan arus bocor—segera ganti arester yang arus bocornya melebihi nilai referensi (produk yang tidak memenuhi syarat).
- Fokus Tes: Verifikasi kemampuan penangkal petir untuk menjepit tegangan lebih dan melepaskan arus, memastikannya berfungsi normal saat petir menyambar.
3. Standar dan Pemeliharaan Resistensi Pembumian
(1) Ambang Batas Resistensi Berdasarkan Kapasitas Transformator
| Kapasitas Transformator | Resistensi Pembumian Maksimum yang Diizinkan |
|---|---|
| ≥100 kVA | 4Ω |
| <100 kVA | 10Ω |
(2) Persyaratan Pengujian
- Frekuensi Tes: Mengukur resistansi pentanahan dua kali setahun (April dan Juli) untuk memperhitungkan perubahan lingkungan (misalnya, kelembaban) dan potensi terlepasnya titik pengelasan.
- Perbaikan atas Melebihi Ambang Batas:
- Jika nilai pengujian melebihi standar, perpanjang kabel pembumian dan tambahkan elektroda pembumian (misalnya, batang baja berlapis tembaga).
- Ambil tindakan fisik atau kimia (misalnya, penimbunan dengan tanah resistansi rendah, penambahan agen pembumian elektrolit) untuk mengurangi resistansi pada rentang yang ditentukan.
4. Risiko Kritis dari Resistansi Pentanahan yang Tidak Memenuhi Standar
Jika resistansi pentanahan melebihi nilai referensi:
- Arus petir tidak dapat dialihkan secara efektif ke tanah selama sambaran petir.
- Tegangan petir dapat disalurkan ke sisi tegangan rendah transformator melalui kabel pentanahan, yang menghasilkan tegangan lebih terbalik yang merusak isolasi.
5. Prinsip Implementasi Utama
- Pastikan penahan petir dan sistem pentanahan membentuk satu lingkaran proteksi yang lengkap: Arus petir dijepit oleh penahan petir dan segera dibuang ke tanah melalui jaringan pentanahan resistansi rendah.
- Periksa secara teratur sambungan antara arester, cangkang transformator, dan sistem pentanahan—hindari sambungan yang longgar atau berkarat yang meningkatkan resistansi.















































